Jembatan Sungai Mata Satu Dikebut, TNI Hadapi Pasang Laut dan Medan Berat
BELAT, 07 Mei 2026 — Pembangunan Jembatan Armco Sungai Mata Satu di Desa Penarah, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, terus dipercepat oleh Kodim 0317/TBK bersama masyarakat, Kamis (7/5/2026). Di tengah tantangan pasang air laut dan distribusi material yang sulit, progres pengecoran lantai dasar bawah jembatan kini telah mencapai 46,9 persen.
Sejak pagi, personel TNI bersama warga terlihat aktif bekerja di lokasi pembangunan. Material konstruksi diangkut menggunakan perahu menuju titik pembangunan sebelum dipindahkan secara manual ke area pengerjaan.
Jembatan sepanjang 6 meter dengan lebar 7 meter itu dibangun sebagai akses penghubung antarwilayah Desa Penarah. Kehadiran jembatan tersebut nantinya akan memberikan manfaat langsung bagi sedikitnya 1.317 jiwa masyarakat setempat.
Selain pengerjaan pengecoran lantai dasar bawah jembatan yang terus berlangsung, sejumlah tahapan pembangunan lainnya telah rampung sepenuhnya. Pengerjaan bowplank, mobilisasi material, abutmen, hingga lantai jembatan telah mencapai 100 persen. Sementara pembangunan buk sandaran saat ini berada di angka 75 persen.
“Seluruh personel terus bekerja maksimal di lapangan agar progres pembangunan tetap berjalan sesuai target meskipun kondisi medan cukup menantang,” ujar salah satu anggota Kodim 0317/TBK di lokasi kegiatan.
Kendala utama pembangunan masih berkaitan dengan distribusi material ke lokasi proyek. Seluruh bahan bangunan harus diseberangkan menggunakan perahu karena akses menuju titik pembangunan belum dapat dilalui kendaraan pengangkut.
Selain itu, kondisi pasang air laut menjadi hambatan tersendiri bagi pekerja. Saat air pasang, aktivitas pembangunan harus dihentikan sementara selama kurang lebih empat jam demi keselamatan dan efektivitas pekerjaan.
Ketersediaan bahan bangunan seperti batu dan pasir juga menjadi tantangan karena material tersebut belum tersedia dalam jumlah cukup di wilayah sekitar sehingga harus didatangkan dari luar daerah.
Meski menghadapi berbagai hambatan teknis, cuaca cerah sepanjang hari membantu pengerjaan berjalan lebih optimal. Sebanyak 12 personel Yon TP Kodim 0317/TBK bersama 11 warga terus dilibatkan dalam percepatan pembangunan.
Hingga sore hari, situasi di lokasi pembangunan dilaporkan aman dan kondusif. Kodim 0317/TBK memastikan pembangunan jembatan akan terus dikebut agar segera dapat digunakan masyarakat.
